Johann Strauss II, The Waltz King

Bagi penikmat musik klasik, rasanya nama Johann Strauss II bukanlah nama yang asing. Komposer kelahiran Austria ini telah menelurkan ratusan karya yang moyoritas terdiri dari waltz dan polka. Beberapa karyanya yang terkenal antara lain The Blue Danube Waltz (ini favorit saya), Vienna Blood Waltz, Voices of Spring Waltz, Tritsch Tratsch Polka, dan Tales from The Vienna Woods Waltz.

Strauss junior

Johan Strauss II atau yang juga akrab disapa Johan Strauss jr. ini lahir pada tanggal 25 Oktober 1825.  Beliau merupakan anak dari pasangan Johann Strauss I atau Johann Strauss sr. dan istrinya (yang saya tidak tahu namanya hehehe). Perlu diketahui bahwa ayahnya ini juga seorang komposer yang juga bukan sembarang komposer. Karya ayahnya yang terkenal adalah Radetzky March.

Dua saudara Johann Strauss   juga menjadi komposer meskipun kepopulerannya kalah jauh oleh Johan Strauss I maupun Johann Strauss II. Mereka ini bernama Josef Strauss dan Eduard Strauss.

johann strauss, josef strauss, eduard strauss

Pada awalnya, Mbah Strauss II ini dilarang oleh ayahnya, Johann Strauss I untuk menjadi komposer. Mungkin ayahnya lebih menginginkan Strauss II untuk menjadi PNS atau pegawai Bank :p. Namun, tetap saja yang namanya panggilan jiwa tidak bisa ditolak. Akhirnya secara diam-diam Johann Strauss II belajar musik kepada para maestro di zaman itu hingga akhirnya dia bisa menjadi “The Waltz King” dan mengalahkan kepopuleran ayahnya sebagai komposer. Ya, beliau telah mendapat predikat sebagai Viennese Waltz King sebelum ayahnya meninggal dunia pada tahun 1849.

Seperti halnya manusia lain, Johann Strauss pun akhirnya menemui kematian (Ga perlu diceritain juga tiap orang emang pasti mati yak?). Beliau meninggal pada tahun 1899 dalam usia 78 tahun. Beliau meninggalkan seorang istri dan banyak penggemar . Harta warisan yang ditinggalkan juga bukan main-main, mungkin jika dirupiahkan bisa mencapai sekitar 20 miliar rupiah (WOW!). Yak, perlu diperingatkan bahwa dalam paragraf ini, info yang akurat hanyalah tahun kematian dan usia pada saat kematiannya saja. Info-info lain hanyalah hoax belaka hehehe. Namanya juga tulisan ngawur.

Meskipun Johann Strauss II telah meninggal dan eksistensinya sebagai manusia telah berakhir. Namun, sosoknya sebagai seorang komposer dan sebagai King of Waltz tetaplah hidup bersama karya-karyanya. Sosoknya juga diabadikan dalam sebuah patung di Stadtpark, kota Wina. Bahkan, konon kabarnya, salah satu karyanya yaitu Blue Danube Waltz bisa dikatakan semacam lagu nasional negara Austria.

the king of waltz

Ya itulah sekelumit kisah tentang seorang musisi jaman baheula, Johann Strauss. Semoga kisah tersebut bisa menginspirasi anda untuk menjadi seorang filsuf (Ga nyambung!!!) hehehe. Yak! Karena kumisnya mengingatkanku pada orang ini hehhehe===>

friedrich nietzsche

About panjikeris

my lifestyle determines more than just my deathstyle

Posted on 22 Juni 2011, in Kisah, Musik, Ngawur and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. i adore all of his masterpieces! even i don’t understand what are you talking about😛

Silakan dikomentari

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: